Stasiun Pasar Turi

  • Stasiun Pasar Turi, Surabaya

stasiun-pasar-turi

Stasiun Surabaya Pasar Turi (kode: SBI, +1 m) adalah stasiun kereta api kelas besar di perbatasan antara Gundih, Bubutan, Surabaya dengan Tembok Dukuh, Bubutan, Surabaya. Dengan letak ketinggiannya tersebut, stasiun ini merupakan stasiun terendah di Daerah Operasi VIII Surabaya. Stasiun ini memiliki 8 jalur dengan jalur 3 sebagai sepur lurus untuk jalur tunggal dan juga jalur ganda arah hulu (ke arah Jakarta) serta jalur 2 sebagai sepur lurus untuk jalur ganda arah hilir (dari arah Jakarta).

Stasiun ini merupakan tempat keberangkatan utama semua kereta api dari Kota Surabaya yang melewati jalur Pantura (Surabaya-BojonegoroCepu-Semarang-Cirebon-Jakarta), sedangkan kereta api jalur selatan maupun timur dari Kota Surabaya diberangkatkan dari Stasiun Surabaya Gubeng.

Nama “Pasar Turi” diperoleh karena dahulu di sekitar stasiun ini terdapat sebuah pasar yang kebanyakan pedagangnya adalah pedagang bunga turi yang biasa dijadikan ‘lalapan’ sambel pecel.[3] Ke arah timur dari stasiun ini terdapat pusat grosir yang menjual aneka ragam barang. Di bawah pusat grosir inilah, jalur kereta api muncul sebelum melintasi Jalan Dupak.

Jika stasiun-stasiun lainnya di Kota Surabaya dibangun oleh Staatsspoorwegen (SS) dan Oost-Java Stoomtram Maatschappij (OJS), stasiun ini dibangun oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), salah satu operator kereta api tertua di Hindia Belanda, pada kisaran 1902-1903 dan dibuka pada bulan Februari 1903. Pada masa itu, dari seluruh stasiun kelas besar A yang ada di Kota Surabaya, stasiun ini adalah stasiun besar untuk NIS.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Surabaya_Pasar_Turi

 

Related Vehicles
Monthly Promotions
  • Monday 0:00 - 24:00
  • Tuesday 0:00 - 24:00
  • Wednesday 0:00 - 24:00
  • Thursday 0:00 - 24:00
  • Friday 0:00 - 24:00
  • Saturday 0:00 - 24:00
  • Sunday 0:00 - 24:00
Find Us on Map

Contact Us