Profesi Pengemudi

sewa-mobil-surabaya-driverPengemudi….pengedara tak lain sebuah prakata dalam arti disamakan dengan sopir (driver), pilot, nahkoda dan atau masinis. Sebuah profesi dalam artian pengemudi sebuah kendaraan dan atau moda transportasi yang selama ini kita ketahui. Profesi yang dijalani sebagian dari orang selama ini ternyata dalam filosofi sebenarnya mempunyai makna yang termaktub sangat dalam untuk menjalani kehidupan kita sehari-hari. Selama ini banyak di kalangan kita mengejawantahkan profesi itu dalam arti sebenarnya merupakan fenomena yang kita alami. Banyak dari kita belum bisa mengartikan bahkan mendalami apa yang terkandung serta termaktub dalam arti semestinya. Secara nggak sadar dalam kehidupan kita sehari-hari lebih menyederhanakan arti sebuah sopir atau masinis dan mengagumi bahkan terkesan lebih terpandang jika mengutarakan kata pilot dan nahkoda. Padahal dalam arti harafiah makna yang terkandung mempunyai kesamaan dalam artian tiada bandingnya daripada mengutamakan sekedar profesi terpandang. Disini penulis bukan menyudutkan pilot atau nahkoda sebagai perbandingan dengan sopir dan atau masinis dalam tingkatan sosialita yang selama ini kita pandang. Jika menurut mereka yang memandang semua ini sebagai perbandingan, tidak ada salahnya jika anda mengulas lebih jauh apa yang terkandung dalam coretan ala kadar seorang penulis ingusan ini. Ambil hal positif bukan mengambil negatif sebagai acuan, dan itu yang penulis harapkan.

Sebuah profesi dalam kehidupan sehari-hari yang pernah kita alami merupakan pembelajaran dari apa yang pernah kita perbuat sebenarnya. Logikanya jika anda mulai dengan melatih berjalan. Tidak lain dan tidak bukan dikarenakan dari bayi anda dituntun oleh orang tua anda untuk memulai belajar berjalan. Hal sederhana dari sebuah logika kecil dalam kehidupan anda yang akan dijalani. Dan bagaimana sesudah anda bisa berjalan untuk menempuh sebuah keinginan, anda diperkenalkan dengan sebuah alat transportasi untuk menempuh apa yang anda inginkan. Tak lain sebuah sepeda dalam artian anda setelah menjalani kehidupan setelah menjalani berjalan kaki. Sebuah moda diperkenalkan untuk meringankan anda. Dari sebagian yang kita pernah jalani, bisa jadi anda dituntut untuk belajar bersepeda dengan sebagian ada yang dituntun untuk belajar dan ada yang secara otodidak mempelajarinya sendiri. Dan setelah itu diperkenalkan kembali sebuah moda transportasi berkendara bermotor. Baik itu sepeda motor dan atau mobil merupakan sebuah moda transportasi dimana kita belajar untuk bisa mengendarai dan atau mengendalikan semua itu menjadi bergerak dan berjalan menuruti kemauan. Darisini memahami apa yang terkandung dari apa yang pernah kita jalani selama ini. Logika sederhana dalam sebuah kehidupan anda menjalani kehidupan.

Nalar yang terkadung sebenarnya sederhana tetapi mungkin dari sebagian kecil dari kita mengacuhkan semua itu menjadi sebuah kesederhanaan dalam tingkatan kebiasaan yang tak perlu diambil pusing. Tetapi apakah kita pernah menyadari dan atau menyelami bahkan mendalami untuk bisa memahami semua ini? Tanpa kita sadari bahwa dari situ dapat diambil sebuah makna bahwa apa yang terjadi merupakan kendali dalam kehidupan kita. Perbedaan semata dalam moda yang terkandung. Dalam arti sebenarnya kita menjalani sebuah moda transportasi baik itu kendara bermotor dan atau sepeda untuk menempuh tujuan. Tak jauh dari apa yang kita selama ini hadapi dan jalani yaitu kehidupan. Perbedaan sederhana dalam tatanan apa yang diciptakan manusia dan apa diperkenankan Sang Pencipta memberikan keleluasaan kepada kita untuk menjalaninya. Semua membutuhkan pengedali, semua butuh pengendara. Dan apa yang terkandung adalah apa yang menjadi semua itu terjadi adalah kita sendiri.

Dari apa yang dijelaskan diatas tentang moda transportasi, pengemudi dan pengendara dalam sebuah profesi merupakan apa yang perlu kita hargai dan hormati terlepas dari pandangan tingkatan sosialita masyarakat. Seorang sopir, masinis, pilot maupun nahkoda kesemuanya mempunyai tingkatan kesulitan berbeda dan apa yang mereka hadapi dilapangan merupakan tantangan yang harus diputuskan dalam waktu menit bahkan detik. Kendala bahkan keputusan yang diambil seorang pengemudi dan pengendara semata untuk keselamatan penumpang. Darisini beberapa peristiwa yang terjadi ketika kesalahan dan atau kecelakaan itu terjadi merupakan hal yg sudah diputuskan oleh pengemudi atau pengendara dalam mengambil keputusan yang terbaik (Disini mengabaikan pengemudi dan atau pengendara melakukan kelalaian/kesalahan dan atau takdir). Dalam doa pasti seorang sopir, masinis, pilot dan nahkoda melakukan agar kesemuanya diberi keselamatan dalam perjalanan bahkan penumpang sekalipun memohon kepada Sang Pencipta.

Dari apa yang sudah penulis ungkapkan sekilas memberi pandangan kepada kita akan apa yang dialami seorang pengemudi dan atau pengendara. Begitu tidak mudahnya mereka melakukan, bahkan sesekali mendapat protes, ocehan bahkan makian dalam melakukannya. Celotehan yang terjadi merupakan ungkapan kekesalan terhadap sang pengemudi dan atau pengendara dalam melakukan tindakan yang terbaik menurutnya dan itu tidak diselami seorang penceloteh. Penceloteh hanya mengungkapkan sebuah kekesalan dan atau ketidakpastian atau keraguan terhadap seorang pengemudi dan atau pengendara yang tidak sama dengan pemikiran dan alih tindakan seorang penceloteh. Disini tanpa disadari bahwa belum tentu sang penceloteh melakukan hal yang lebih baik dari sang pengemudi dan atau pengendara. Perenungan akan hal ini sekiranya dapat memberikan pandangan kepada kita bahwa sang pengemudi dan atau pengendara dalam artian moda transportasi, bagaimana mereka melakukan dan tidak mudahnya mengambil tindakan serta pengambilan keputusan disaat semua didepan mata. Disini penulis mengharapkan kepada pembaca akan sebuah tolok ukur kita sebagai manusia dimana bisa menghargai dan menghormati setiap profesi terlebih dari apa yang sudah dibicarakan yaitu sang pengemudi dan atau pengendara. Setiap rasio dengan nalar digunakan bahkan diberdayakan oleh sang pengemudi dan atau pengendara semaksimal mungkin agar memenuhi kebutuhan dan keselamatan penumpang.

Berpaling dari wacana yang terungkap diatas merupakan sebuah tolok ukur kita dalam menjalani kehidupan. Dalam sebuah keluarga kita mengenal seorang bapak sebagai kepala rumah tangga. Sang pengemudi dan atau pengendara kehidupan dalam keluarga ini merupakan sebuah rasionalitas serta realitas lingkup kecil. Dalam sebuah kerukunan rumah tangga kita mengenal Ketua Rumah Tangga (RT), dalam lingkup rukun warga kita mengenal Ketua RW dan seterusnya dari Lurah sampai dengan Presiden dalam tingkatan sebuah Negara. Kesemuanya memberikan gambaran kepada kita akan pemberdayaan seseorang dalam mengendalikan dan mengendarai sebuah kehidupan agar selaras dan memenuhi setiap kebutuhan bahkan keselamatan yang mengikuti. Terlepas dari sang pengemudi dan atau pengendara dalam lingkup kehidupan yang termaktub diatas, penulis juga memberikan sudut pandang dimana kesemuanya juga dari diri kita sendiri bagaimana melaksanakan serta menjalani yang terbaik bagi anda. Abaikan sang penceloteh anggap sebagai kritik atau saran dan jangan mengambil pusing dari itu semua serta ambil yang terbaik dalam hidup anda.

Setidaknya setiap profesi yang beberapa orang lakukan merupakan contoh kecil dalam menjalani kehidupan. Perbedaan hanyalah moda ataupun media yang dijalani ketika kita berhadapan apa yang dinamakan kehidupan. Penulis berharap dari intisari diatas terungkap fakta bahwa kehidupan adalah angka real dimana kita menjalani. Moda dan atau media merupakan alat dimana setiap profesi pengemudi dan pengendara menjalaninya dengan bijak. Harapannya adalah hormati serta hargai setiap profesi mereka selayaknya kita menghargai dan menghormati diri kita sendiri.

Leave us a comment